SPBN Lampulo Beroperasi

Kategori : Umum Senin, 24 Oktober 2016

BANDA ACEH - Wagub Aceh, Muzakir Manaf meresmikan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan (SPBN) di Kawasan Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) Lampulo Baru, Banda Aceh, Minggu (23/10), sehingga mulai kemarin SPBN ini sudah beroperasi. Namun, karena dermaga belum siap, maka pengisian solar subsidi untuk boat nelayan di SPBN itu masih menggunakan jeriken.

Muzakir Manaf yang lebih dikenal Mualem dalam sambutannya saat peresmian ini, mengingatkan pihak PT Nusantara Orlindo Pertama selaku pemilik SPBN agar segera melayani kebutuhan solar subsidi kepada boat-boat nelayan yang bersandar di dermaga PPS Lampulo Baru dan sekitarnya.

“Dermaga SPBN ini memang belum selesai dibangun dan sedang tahap pelaksanaan konstruksi, tetapi untuk melayani kebutuhan solar bersubsidi kepada boat-boat nelayan, bisa menggunakan jeriken,” kata Mualem.

Wagub menambahkan setelah semua fasilitas SPBN ini nanti rampung, diharapkan di lokasi ini juga akan ada fasilitas lain, misalnya mall yang menyediakan kebutuhan alat tangkap nelayan, suku cadang mesin boat nelayan, serta lainnya. Sedangkan kepada pihak Pertamina, Mualem meminta agar membantu kelancaran pendistribusian solar ke SPBN ini, sehingga stoknya selalu cukup.

Sementara itu, pemilik SPBN, Abduh mengatakan untuk sementara ini kapasitas SPBN tersebut masih rendah, yaitu tangki 30 ton dengan nilai investasi sekitar Rp 1,5 miliar. Namun, dia mengatakan jika nantinya boat sudah banyak bersandar di dermaga SPBN ini, maka SPBN ini akan dibangun lebih besar untuk kapal berkapasitas 50-100 GT lebih. Sedangkan sementara ini masih untuk kapal boat 30 GT ke bawah.

Kemarin, acara peresmian SPBN ini diawali pemberian bantuan kepada 30 yatim piatu. Turut hadir dalam acara ini antara lain pihak Pertamina, Hiswanamigas, sejumlah pimpinan bank, panglima laot, nelayan, dan para pejabat birokarsi jajaran Pemerintah Aceh maupun UPTD PPS Lampulo.

Kepala UPTD PPS Lampulo, Aliman yang hadir saat peresmian ini, ketika dimintai penjelasannya mengatakan pembangunan dermaga 2X51 meter di depan SPBN itu, sudah sampai pemancangan tiang. Proyek sekitar Rp 2,5 miliar ini akan dilanjutkan pengecoran lantai dermaga. “Realisasi fisik proyek itu sekarang ini sudah mencapai 73 persen,” kata Aliman.

Ia menyebutkan SPBN ini fasilitas keempat milik swasta di kompleks PPS Lampulo ini, setelah sebelumnya sudah ada fasilitas cold storage, pabrik es, dan jasa pengiriman ikan ke luar Aceh lewat jasa pos. “Kehadiran SPBN ini diharapkan bisa sebagai pendorong investor lainnya untuk masuk membangun prasarana dan sarana lainnya guna penyempurnaan fasilitas PPS Lampulo,” ujar Aliman.

Dia menambahkan areal PPS Lampulo sekitar 51 hektare dan baru dipakai sekitar sepuluh hektare. Karena itu, pihak Dinas Kelautan dan Perikanan Aceh bersama UPTD PPS Lampulo memberi kesempatan kepada para pengusaha di Aceh untuk menanam modal dalam jasa pelabuhan perikanan di PPS ini. (serambinews)

 

Sosial

Sholat

Kota: Banda Aceh
Lat: 5.53
Lng: 95.32