GUBERNUR ACEH MENINJAU KEGIATAN DKP ACEH DALAM RANGKA PENAS XV

Kategori : Pemerintahan Senin, 20 Maret 2017

Pekan Nasional (PENAS) Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) XV akan dilaksanakan di Banda Aceh pada tanggal 6 - 11 Mei Tahun 2017, Aceh sebagai Provinsi tuan rumah sudah mempersiapkan diri untuk menyukseskan event tersebut. Dalam hal ini, Gubernur Aceh dr. Zaini Abdullah pada hari Kamis (16/3) meninjau kesiapan dari Dinas Kelautan dan Perikanan Aceh sebagai salah satu SKPA yag terlibat dalam kegiatan Penas KTNA, yang di pusatkan sekitar Stadion Harapan Bangsa Lhong Raya Banda Aceh.
Pada kesempatan tersebut, Kepala Dinas Kelautan dan Perikana (DKP) Aceh, Ir. Teuku Diauddin menjelaskan bahwa, DKP sudah mempersiapkan beberapa kegiatan, salah satunya adalah dari bidang Perikanan Budidaya, yaitu ;

1. Demontrasi optimalisasi pemanfaatan lahan pertanian dengan pola minapadi. Minapadi merupakan salah satu metode memaksimalkan hasil pertanian masyarakat dengan menggabungkan kegiatan pertanian (tanaman padi) dengan budidaya ikan memanfaatkan lahan yang sama. Sederhanannya : disamping menanam padi di sawah (me’ue di blang) masyarakat juga menebar (memelihara) ikan di sawah . Ada beberapa hal yang ingin di capai dengan pola minapadi ini :

  1. Optimalisasi penggunaan sumberdaya lahan pertanian (disamping mendapatkan padi sebagai hasil utama, petani juga memperoleh ikan hasil budidaya).
  2. Optimalisasi waktu dan tenaga bagi petani. Sementara petani menunggu waktu panen, sawah sudah dapat memberikan hasil berupa ikan yang dapat dikonsumsi atau di jual.
  3. Optimalisasi pemanfaaran pupuk dan mengurangi penggunaan pestisida dan insectisida; Artinya sisa pupuk yang tidak terpakai oleh tanaman dapat dimanfaatkan oleh ikan.
  4. Ramah lingkungan; petani diberi pemahaman mengurangi penggunaan pestisida dan insectisida dengan memanfaatkan ikan sebagai salah satu predator berbagai hama dan gulma pengganggu tanaman padi.

       Pada kegiatan tersebut, peserta PENAS XV akan difasilitasi kunjungan lapangan ke lokasi yang telah dipersiapkan untuk melihat implementasi pola minapadi di Wilayah Desa Jantho Baru Kec. Jantho dan Desa Paya Keureuleh Kec. Lembah Seulawah Kabupaten Aceh Besar.
2. Budidaya ikan air tawar dengan system BIOFLOK.
Sistem budidaya BIOFLOK adalah suatu sistem budidaya yang menimbulkan mikroorganisme yang bermanfaat bagi ikan yang dibudidayakan dengan menggunakan antibiotic dan suplemen makanan disuatu tempat atau lahan yang sdudah di kondisikan agar terjamin pertumbuhannya. Prinsip utama yang ingin di munculkan dengan pola ini adalah memaksimalkan hasil budidaya ikan dengan meminimalkan lahan dan waktu pengerjaan. Hal ini sesuai dengan semangat PENAS XV yaitu Dalam Rangka Kemandirian, Ketahanan Dan Kedaulatan Pangan Menuju Kesejahteraan Petani Nelayan Indonesia. Intinya system BIOFLOG ini dapat dikembangkan oleh setiap rumah tangga yang terbatas lahan dan waktu untuk mengelola aktifitas yang produktif.
Program bioflok ini adalah bantuan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan direktorat perikanan budidaya
Untuk kunjungan lapangan, peserta PENAS XV yang merupakan perwakilan dari KTNA Seluruh Indoensia akan difasilitasi berkunjung ke lokasi telah dipersiapkan untuk pengembangan budidaya ikan air tawar yaitu di Desa Paya Keureuleh Kab. Aceh Besar
 menampilkan :
3. Disamping hal tersebut diatas, pada Expo Agriculture PENAS XV DKP Aceh juga akan memberikan informasi melalui pembagian brosur, leaflet, dan CD berbagai kegiatan budidaya perikanan.
4. Mengembangkan tanaman dengan sistem hidroponik seperti (selada, sawi), tanaman Herbal (kunyit, jahe, lengkuas, temulawak dll dan tanaman rempah 2 (seperti cabe, bawang, tomat dll) di sekitar demplot minapadi sebagai konsep ketahanan pangan di mana ada padi, ada sayuran ada ikan semua tersedia di satu lingkungan.
5. Aneka lomba bagi masyarakat dan pengunjung, antara lain : Show ikan hias, Show tanaman hias aquarium (Aqua scape), lomba menangkap belut, lomba tangkap ikan lele, ikat kepiting dan kontes ikan cupang serta acara menarik lainnya.
6. Partisipasi peserta expo Agriculture PENAS XV yang berasal dari instasi vertikal (KKP dan UPTD Pusat) berupa bantuan ruder/hall stand untuk kegiatan pameran yang berisi 14 stand yang disediakan 7 untuk penggunakaan kementerian kelautan dan perikanan di Jakarta, 7 stand lainnya yang akan d tawarkan kepada Kab/Kota yang ada d Provinsi Aceh dengan sistem subsidi silang untuk pembayaran sewa stand. Pemasang ruder ini di rencanakan akan terpasang 14 hari sebelum pelaksanaan puncak penas.

Demikian Penjelasan Kadis Kelautan dan Perikanan Aceh terkait kegiatan bidang perikanan budidaya yang sudah dipersiapkan dalam rangka menyukseskan kegiatan Penas KTNA XV di Provinsi Aceh.

 

Sosial

Sholat

Kota: Banda Aceh
Lat: 5.53
Lng: 95.32